Powered By Blogger

Selasa, 02 November 2010

Sarana Pendidikan Kurang

MEDAN (Berita): Kita menyadari, banyak di sana-sini kekurangan baik itu sarana maupun prasarana guna menunjang pendidikan. Dengan kondisi begini, Pemerintah Kota Medan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan maupun kesejahteraan para guru.
“Inilah kemampuan yang ada,” ujar Walikota Medan diwakili Sekda Drs H Moh Fitriyus SH MSP saat memimpin apel pagi di sekolah Madrasah Aliyah Negeri-2 (MAN-2) Model Jalan Wiliem Iskandar Medan. Tampak hadir kepala sekolah MAN-2 Model Drs H  Amarullah SPd, Kabag Humas Drs Hanas Hasibuan MAP, Camat Medan Tembung Hendra Asmilan S.Sos, dan para guru MAN-2 Model.
Diingatkannya, masalah pendidikan di sekolah menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya diserahkan kepada para guru, apalagi di era reformasi ini dengan situasi dan kondisi yang ada Pemerintah Kota Medan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan para guru, dan 20 persen dari anggaran APBD diprioritaskan untuk pendidikan.
Untuk itulah, lanjutnya, para guru diberikan apresiasi, karena guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa dan mengabdi tanpa pamrih tidak hiraukan hari hujan tetap melakukan tanggung jawabnya sebagai pendidik memberikan ilmu kepada anak didiknya, sehingga guru menjadi dekat kepada anak didik, semoga ini menjadi ibadah.
Menurutnya, guru selalu berfikir bagaimana anak didiknya menjadi pintar, menjadi orang baik, santun dan disiplin agar menjadi manusia yang berguna baik itu kepada bangsa dan negara juga kepada masyarakat banyak, guru sebagai pahlawan tanpa jasa harus kita kenang dan dihormati.
“Saya minta kepada para guru janganlah kendur pengabdiannya, karena guru menciptakan anak didik agar menjadi pintar dan berguna, karena masa depan bangsa ada pada anak-didik sebagai penerus bangsa,“ ungkap Fitriyus.(irh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar